Redam Tensi Panas, Raphinha Beri Klarifikasi dan Minta Maaf Terkait Gestur ke Fans Atletico
Dipublikasikan: 16 April 2026
SeputarBola Kencana88 - Bintang Barcelona, Raphinha, akhirnya angkat bicara terkait tindakan kontroversialnya yang memicu amarah pendukung Atletico Madrid dalam laga sengit di Stadion Metropolitano semalam. Pemain asal Brasil tersebut secara terbuka menyampaikan permohonan maaf atas gestur yang dianggap tidak menghormati publik tuan rumah.
Insiden tersebut bermula ketika Raphinha merayakan gol krusialnya dengan berlari ke arah tribun pendukung Atletico sembari melakukan gestur yang provokatif. Hal ini sontak memancing lemparan benda dari tribun dan protes keras dari para pemain Los Rojiblancos di lapangan. Suasana pertandingan yang memang sudah panas pun sempat menjadi tidak terkendali selama beberapa saat.
Dalam konferensi pers pasca-pertandingan, Raphinha mengakui bahwa emosinya sempat meluap. "Saya ingin meminta maaf kepada seluruh fans Atletico Madrid. Saya tidak memiliki niat untuk merendahkan institusi atau pendukung mereka. Di lapangan, tensi sangat tinggi dan saya terbawa suasana kemenangan yang emosional," ungkap mantan pemain Leeds United tersebut.
Ia juga menambahkan bahwa tindakannya tersebut bukanlah cerminan dari rasa hormatnya terhadap lawan. "Sebagai profesional, saya tahu itu bukan contoh yang baik. Saya sangat menghormati atmosfer luar biasa di stadion ini dan saya berjanji hal serupa tidak akan terulang kembali di masa depan," tambah Raphinha dengan nada menyesal.
Pihak manajemen Barcelona dikabarkan juga telah berkomunikasi dengan Atletico untuk mendinginkan situasi. Meski demikian, beberapa pihak mendesak otoritas La Liga untuk tetap meninjau insiden tersebut guna menentukan apakah ada pelanggaran disiplin yang dilakukan oleh sang winger.
Kemenangan Barcelona di laga tersebut memang sangat krusial bagi perburuan gelar juara, namun tindakan Raphinha menjadi catatan tersendiri di tengah performa gemilangnya sepanjang musim ini. Kini, publik menunggu apakah permintaan maaf tulus tersebut cukup untuk meredam polemik yang ada.